Selasa, 10 September 2013

Trip Backpacker Ala UDHINERS (part 1)

Sabtu, 7 September 2013.. jam 09.45 keberangkatan menuju daerah Serang, yang menjadi tempat tinggal saya sejak lahir dimulai. perjalanan ini diikuti oleh saya dan 14 teman lainnya. sebenernya anggota udhiners ada 17 orang, ditambah satu orang pendamping setia yang telah menemani kami sejak tahun pertama tinggal di institusi kami tercinta IPB. kami adalah komunitas penerima beastudi etos ipb angkatan 2010. awalny, kami berjumlah 18 orang, tetapi saat ini yang bertahan adalah 17 orang. that's mean, cuma satu orang yang gugur diantara kita. sebelum lebih jauh bercerita tentang trip kami selama di Banten, saya akan perkenalkan teman-teman seperjalan dulu ya. dimulai dari yang putrinya, ada saya-Nur-, tuing, udhill, pok nite,epong,teppy, marni,farih, dan mba anni. anggota tim putra ada 6 orang, yaitu: muklis sebagai koordinator angkatan kita, mul, iki, ego, andri, dan apri. 3 anggota udhin lainnya yang belum berkesempatan mengikuti acara backpackeran kita adalah jiot, bang jems, dan abdul. sedih sekali ngga bisa komplit, tapi seengganya kelelahan perjalanan kita terbayar sudah walaupun tanpa mereka (apa cobaa??). pemberangkatan menuju banten awalnya direncanakan pukul 09.00, tapi karena beberapa hal, akhirnya pemberangkatannya baru terlaksana pada pukul 09.48 (jam indo masih belum berubah ternyata, masih jam karet, hhoho)... kami berangkat dengan mencarter 1 angkot. duluu banget, di awal kebersamaan kita, 1 angkot di isi 18an orang juga gak berasa terlalu sesak, tapi sekarang, huah, badannya udah pada bongsor-bongsor, makanya walaupun ini angkot diisi 11 orang doang berasa banget seseknya. hhoho. penambahan berat badan yang cukup signifikan selama 3 tahun kayanya. kami be-11 akhirnya capcus meninggalkan wilayah dramaga menuju stasiun. oh iya, biaya yang kami gunakan untuk mencarter angkot ini adalah 80ribu rupiah. dan, inilah kronologinya kenapa bisa nyampe 80ribu, karena seharusnya kami hanya membayar 60-70ribu rupiah saja. saya bingung kenapa arah angkotnya menuju karya bakti, karena di otak saya, lebih cepetan jalan lewat daerah gunung batu dibandingkan dari karya bakti kalo menuju stasiun mah. tapi karena hari ini adalah hari sabtu, saya maklumi saja, mungkin macet. selanjutnya angkot melewati wilayah smanli bogor, daerah air mancur, dan tembus ke per3an yang ada di deket rs. salak. nah loh, kelebihan kan. kebingungan kita berada di puncaknya ketika si abang angkot malah berbelok ke kiri mengikuti rute angkot 03, padahal kan kalo mau ke stasiun harusnya ni angkotbelok ke kanan. karena udah terlalu gemes, akhirnya pok nite yang asli orang bogor nanya ke abang sopirnya, "bang, kok kita lewat sini? kita kan mau ke stasiun". dan dengan polosnya si abang menjawab, "iya, ini kan mau ke stasiun, stasiun baranangsiang" gubrakkk.. kita seangkot dibikin gemes sama kelakuan si abang angkot ini. dalam hati gue bertanya-tanya, ini abang angkot udah berapa lama yak tinggal di daerah bogor, masa stasiun adanya di baranangsiang, haduh haduhh.. akhirnya angkot ini berbalik menuju arah stasiun di deket per3an taman surya kencana. jam 10.48 kami sampai di stasiun bogor, langkah kami sangat tergesa-gesa. did you know why? yah, karena kami harus mengejar jadwal kereta ke jatinegara yang akan diberangkatkan pada pukul 11.01. akhirnya kami sampai di pintu lama stasiun. wuaa. ternyata antriannya cukup panjangg.. akhirnya, kami dapat berangkat dengan kereta pada pukul 11.01.. harga tiketnya 4000 rupiah, ditambah dengan biaya jaminan e-ticketnya seharga 5000 rupiah. jadi total uang yang harus kami bayarkan per orangnya adalah 9000 rupiah. di dalam kereta, si andri rusuh nelponin karena dia baru berangkat menuju stasiun depok baru. setelah sampai di stasiun tanah abang, kami mencari mushola yang cukup besar yang dapat menampung kami ber14. karena andri ternyata baru berangkat dengan kereta yang berangkat pada puku 11.35.. kami naik ke atas stasiun, ternyata mushollanya mini banget. akhirnya kami memutuskan untuk sholat di luar stasiun. ketika berada di pintu keluar, kami dilanda sedikit masalah, ternyata tujuan akhir perjalanan kami adalah stasiun jatinegara, padahal kami turun di stasiun tanah abang. oh my god. kamipun beradu mulut dengan petugas penjaga pintu keluar. sebenernya masalahnya simpel, tujuan stasiun kami kan di tanah abang, terus di tiketnya adalah jatinegara. penyelesaiannya adalah uang jaminan kita ngga kembali. hiks. melayang deh uang 5000ribu kami. untung aja kami tidak memperpanjang debat kusir kami, karena kalau diperpanjang, kami akan ketinggalan kereta selanjutnya. kami melangkah menuju musholla di tanah abang. subhanallah, jalannya sempit banget, jalan gang gitu. di dalam masjid, saya dan udhil jadi penunggu tas. kami diusir dari lantai 1. hiks. daripada kita harus ke lantai atas masjid, mendingan kami keluar aja dah. berhubung waktunya udah mepet juga. kami kembali menuju stasiun. ternyata eh ternyata, kereta menuju merak berangkatnya bukan dari stasiun tanah abang, tapi dari stasiun angke, dan kereta ini tidak berhenti di tanah abang. akhirnya dengan arahan dari petugas stasiun, kami membeli tiket e-commet lagi yang menuju stasiun kebayoran lama. ketika saya memesan 14 tiket untuk para udhin, dari belakang saya denger beberapa bapak-bapak ngomel, "lama bener beli tiketnya, kita juga ngeburu kereta nih". setelah saya beres dan berbalik menuju tempat yang lain nongkrong, saya diomelin sama salah satu bapak-bapak yang ngantri tadi "kalo mau beli tiket banyak nanti aja, tungguin yang lain dulu beres yang beli 1" dalam hati gue nimpalin, yakali gue harus nunggu kaya gitu, yang ada gue baru dapet tu tiket di jaman alien kali pak, aya2 wae, tapi berhubung si bapaknya serem, saya ndak berani ngomong kaya gitu di depan bapaknya, walaupun saya orang banten, tapi kan saya lagi di tanah abang. hhoho. ternyata kereta arah kebayorannya udah datang. ow ow.. untung kita masih sempet masuk ke dalam ni kereta. di kereta arah serpong ini kami hanya melewati stasiun palmerah dari arah tanah abang. selanjutnya kami turun di stasiun kebayoran dan langsung memberli tiket kereta patas merak. kereta ini berangkat dari stasiun duri pada jam 14.12. harganya 4000 rupiah saja. wih. murah banget kan? udah pake ac pula, pantesan aja ni kereta sesek. empet2an. dan kita baru dapet tempat duduk di stasiun rangkas bitung. o em ji.. bayangin men, dari stasiun bogor sampe stasiun rangkasbitung kita berdiri, pake 3 kereta. tapi ndak papa. yang penting kan kebersamaannya. iya ngga? oh iya, dari tanah abang ke kebayoran tadi harganya 2000ribu rupiah. kami sampai di stasiun serang pada jam 17.12.. alhamdulillah. selanjutnya perjalanan ditempuh dengan nyarter angkot. feenya 120ribu rupiah, mahal juga yak. tapi itu teritung murah sih. soalnya buat 15 orang. walaupun di sepanjang perjalanan kita harus pangku-pangkuan. ckckk.. jam 18.21 kita sampe di daerah tembakang-pontang-serang, daerah kampung halaman saya. lelah nian badan kami.. kami beristirahat dan melaksanakan ibadah sholat magrib di masjid nurul huda. sampe rumah langsung pada makan. sayangnya ibu saya tercinta sedang sakit, jadi ndak bisa masak banyak deh. hiks. padahal lagi pengen banget makan kepiting.. tapi yasudahlah... malam hari kita habiskan dengan sesi curhat dan buka-bukaan.. seru pisan deh perjalanan hari ini.. part 2 nya di posting nanti yaa, udah sepet banget euy matanya...

0 komentar:

Posting Komentar