Jumat, 31 Januari 2014
Panen Manggis di Purworejo
By Siti Nurjannah at Januari 31, 2014
No comments
Fiuh.. hal pertama yang terpikirkan ketika dapat kabar manggis di Purworejo udah memasuki musim panen itu kaya mau seminar ata sidang tapi belum paham sama apa yang diteliti (padahal belum menjalani sidang skripsi.. ckckk). Antara senang karena penelitian di purworejo akan segera berakhir dan syok karena belum ada persiapan sama sekali. Padahal prediksi panen manggis di wilayah ini seharusnya terjadi pada akhir februari atau awal maret. Ini berarti manggis Purworejo tercinta ini panen sebulan lebih cepat dari prediksi. Literatur manggis yang ada selama ini menyatakan kalo buah manggis itu baru bisa dipanen pada hari ke 104-120 Hari Setelah Anthesis (Mekarnya bunga atau terjadinya penyerbukan pada bunga). Berarti kalo dipanen sekarang itu buah manggis umurnya baru 60-80 harian setelah anthesis lho.. kok bisa dipanen ya? saya juga sangat bingung sekali... walhasil, setelah merenung cukup lama dan konsultasi dengan dosen PS yang selalu bersedia mendengar berbagai laporan dan keluhan selama penelitian akhirnya diputuskan besok bisa berangkat ke purworejo. Tapi seperti biasa, saya dan partner penelitian saya, Ka Nora, tidak langsung berangkat ke Purworejo. Kita justru berangkatnya menuju Jogja. Loh kok bisa? Ya bisa aja. Saya di Jogja nitip semua barang dan perlengkapan pribadi sekaligus numpang nginep di kostan temen SMA yang kuliah di Jogja.. Indahnya punya sodara di mana-mana.. Haha. Thanks to Ayu, Yosi, Tari, dan Ula yang selalu siap sedia menerima kedatangan saya di kota belajar kalian.. Tanpa kalian sepertinya penelitian di Purworejo ini mustahil akan berjalan lancar seperti sekarang.
Oh iya, sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri bahwa saya saat ini sedang menempuh penelitian tugas akhir saya karena saat ini sedang berada di ujung kehidupan kampus alias di semester 7 alias tingkat 4. Saya melakukan penelitian ini sejak bulan juni akhir 2013 lalu, yang diawali dengan proses survey lokasii.. perjuangan yang sangat panjang dan sangat sangat berkesan karena penelitian ini dilakukan di 3 daerah. Yaiyalah, namanya juga uji multilokasi, udah pasti daerahnya harus lebih dari 1. untung ga jadi penelitian di 6 lokasi, kalo ngga ini badan udah keburu gempor tak berbentuk deh kayanya. Hhoho.. Penelitian ini dilakukan di daerah Bogor tempat saya berkuliah (tepatnya di kebun manggis Leuwiliang), di Purworejo yang jarak tempuhnya 2 jam dari jogja, dan lampung yang ada uwak saya di sana... Beruntungnya banyak sekali orang-orang yang bantuin penelitian ini. Walaupun banyak orang mengatakan bahwa penelitian ini terlalu ribet untuk dikerjakan oleh seorang mahasiswa yang melakukan tugas akhir di jenjang S1 tapi alhamdulillah sebagian besar penelitian sudah terlaksana. Bagi saya, penelitian ini adalah tantangan yang menyenangkan, karena saya bisa jalan-jalan gratis (positif thinking. hhaha). walaupun memang terasa sangat berat, tapi saya sangat berusaha menikmatinya, karena bagi saya, kuliah yang telah saya tempuh selama 3,5 tahun di kelas terlalu biasa-biasa saja, dan inilah kesempatan saya mengukir kenangan-kenangan terindah dan mengesankan selama duduk di bangku kuliah di jurusan Agronomi dan Hortikultura IPB ini. Kesempatan yang harus dimanfaatkan agar perkuliahan saya selama 4 tahun tidak terasa hambar dan datar. Bismillah.. doakan agar penelitiannya lancarr ya sampe selesai ;P
0 komentar:
Posting Komentar